KORPRI HARUS MAMPU JADI AGEN PERUBAHAN INTERNAL BIROKRASI
Walikota Cilegon H Tb Iman Ariyadi meminta seluruh organisasi KORPRI (Korps Pegawai Negeri) Kota Cilegon, mampu berkiprah dan menjadi agen perubahan internal birokrasi, seiring dengan pembaruan penyelenggaraan pemerintahan kepada tatanan penyelenggaraan pemerintahan yang good governance dan clean governance. “Saya berharap Korpri bisa menjadi wadah dalam memberikan berbagai masukan dan saran kepada pemerintah, terutama dalam kerangka perbaikan penyelenggaraan pemerintahan di masa mendatang,” kata Walikota Cilegon pada acara Serah Terima Jabatan Ketua Korpri Kota Cilegon, di Aula Setda II, Selasa (17/8).
Dikatakannya, sebagai sebuah organisasi, Korpri mempunyai kekuatan yang cukup membanggakan dengan didukung oleh sejumlah anggota yang cukup besar serta dilindungi oleh peraturan perundang undangan. “Oleh karenanya saya berharap, pengurus Korpri periode 2012-2017 dapat meneruskan program kerja Korpri yang masih tertunda guna mengoptimalkan peranan Korpri terhadap anggotanya,” harap Walikota, seraya mengucapkan terima kasih kepada H Edi Ariyadi sebagai ketua Korpri yang lama dan mengucapkan selamat kepada H Abdul hakim Lubis selaku ketua Korpri Kota Cilegon yang baru.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Dinas, Kepala Badan, beserta para pejabat Eselon III dan IV dilingkungan Pemerintah Kota cilegon.
Dalam sambutannya Edi Ariyadi mengatakan, sebagai tim dalam wadah ini, pengurus Korpri memiliki kewajiban untuk memberikan motivasi kepada rekan rekan korpri Kota Cilegon untuk menjadi abdi negara yang baik, dan melaksankan tugas secara profesional. “Selama kepemimpinan saya, tentu saja banyak meninggalkan berbagai kesan. Saya berharap kesan yang ada dapat diambil hikmahnya , bahwa upaya yang dilakukan Korpri selama ini semata mata untuk membuat Korpri lebih baik,” terangnya.
Edi berharap, pada kepengurusan baru, untuk dapat senantiasa menelurkan program program strategis dalam upaya peningkatan peforma aparatur pemerintah. “Selama kepemimpinan saya, ada beberapa program kegiatan yang belum dapat dilaksankan karena tingkat kesibukan saya yang juga merangkap sebagai wakil walikota. Diantaranya program stimulus Pra Purnabakti bagi pegawai. Program tersebut ditujukan agar ketika PNS menghadapi masa pensiun, mereka memiliki bekal pengetahuan, motivasi dan ketrampilan dibidang bidang usaha, sehingga tetap produktif dimasa tua,” jelasnya.
Lebih lanjut, Edi menuturkan bahwa, dengan paradigma baru yang dimiliki , Korpri mengukuhkan diri sebagai sebuah organisasi yang profresional netral dan sejahtera melalui berbagai langkah langkah perubahan yang telah dilakukan. “Saya berharap, Korpri tetap bergerak pada peran sebagaimana mestinya dan para anggotapun dapat merasakan peran tersebut. Baik dalam hal upaya peningkatan kesejahteraan maupun upaya peningatan kinerja pegaewai,” pungkasnya.
Sementara itu, H Abdul Hakim Lubis, selaku Ketua Korpri yang baru untuk periode 2012-2017, dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa, jabatan sebagai ketua Korpri merupakan amanat yang harus dilaksankan dengan sebaik baiknya dalam menjaga serta mengembangkan peranan Korpri Kota Cilegon sebagai wadah para abdi negara dan abdi masyarkat di Kota Cilegon. “Upaya tersebut harus di dukung oleh segenap anggota Korpri Kota Cilegon, karena ini demi kebaikan kita bersama dan juga demi peningkatan penyelenggaraan pemerintah yang good governance dan clean governance,” kata Lubis.
Masih dalam kegiatan tersebut, Lubis mengajak anggota korpri kota Cilegon, untuk bersama sama berupaya memperbaiki citra Korpri, citra Birokrasi, citra Pemerintahan, serta citra abdi negara kearah yang lebih baik. “Kita harus tinggalkan paradigma lama, kita harus hilangkan anggapan buruk terhadap organisasi dan kita harus tunjukan jati diri korpri adalah organisasi profesional, netral dan sejahtera,” ajaknya.
Last Updated (Tuesday, 17 July 2012 11:25)












Berita 




















